AC Milan telah menaklukan Caglliari dengan skor 3-1 sehingga memunculkan kepercayaan diri dan mengincar kemenangan beruntun dalam dua sampai tiga laga kedepan dengan tujuan mengubah situasi setelahm mengalami 3 laga tanpa meraih point kemenangan dan AC Milan tercatat dua kali imbang satu kali kalah. Namun kemenangan atas Caglliari sangat mempengaruhi mental tim, Jeremy Menez dan Diego Farias menjadi pemicu semangat karena mereka berdua telah mencetak gol ke gawang Caglliari pada jadwal bola hari ini di San Siro.

3 poin yang diraih Rossoneri setelah mengalami kekalahan 1-2 dari Fiorentina pekan lalu mengubah atmosfir permainan tim menjadi lebih berwarna dan AC Milan berada pada posisi ke-7 dengan torehan 38 poin. Menez menilai kemenangan tersebut sangat berharga karena dari posisi 7 jika tetap pada atmosfir seperti ini maka AC Milan pun minimal harus mengincar posisi ke-5 yang kini ditempati oleh Fiorentina, posisi 5 adalah batas zona Europe League untuk tiket musim depan.

Kekalahan yang di alami oleh AC Milan sungguh sangat disayangkan karena golnya terjadi karena kesalahan para pemain yang mungkin saat itu berada pada mood yang kurang baik sehingga konsentrasi pun terpecah dan membuahkan kekalahan. Jika saja AC Milan membuat 3 petik kemenangan untuk laga selanjutnya maka tim ini akan merubah kondisi ke arah lebih baik.

Menez juga mengalami kritikan atas selebrasi yang dilakukannya dengan cara gestur membuka telinga seolah – olah menyerukan pemboikotan klub karena hasil buruk yang dialami oleh timnya. Namun Menez membantahnya, ia juga sebelumnya telah mendapatkan kritikan karena hanya mendapatkan peluang mencetak 1 gol dalam 6 pertandingan.

“gestur membuka telinga bagi saya bukan untuk menyinggung para fans melainkan untuk media yang mengkritik gol saya dalam 6 pertandingan yang tak lain mereka tidak mengetahuinya. Namun saya terus berusaha untuk berjuang keras demi tim” katanya. Gol munez ke gawang Cagliari menorehkan top skor 15 gol yang sejajar dengan Carlos Tevez dan Mauro Icardi.