Salah satu klub asal Italia yang mempunyai fans fanatik di hampir seluruh penjuru dunia ialah tim besutan Roberto Mancini yaitu Inter Milan. Tim asal Italia yang dipenuhi dengan para pemain berkemampuan mumpuni dan energik di lapangan hijau tersebut merupakan salah satu tim yang selalu menyedot banyak perhatian penggila bola ketika tim tersebut berlaga di lapangan. Atraksi ciamik dari para punggawanya selalu membuat para suporternya begitu riuh rendah saat tim kesayangan mereka ini perlahan berhasil memborbardir dan menembus pertahanan rivalnya.

Aksi Inter Milan yang atraktif dan penuh akselerasi tersebut dapat terlihat pada laga Inter Milan ketika menghadapi tim papan bawah Cesena. Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Milan berhasil menguasai jalannya laga pertandingan seru tersebut. Namun memang walaupun Milan menguasai jalannya laga, Inter Milan belum mampu untuk menorehkan hasil maksimal berupa kemenangan. Dalam laga yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza tersebut, Milan hanya mampu bermain imbang dengan Cesena dengan skor akhir 1-1.

Setelah babak pertama laga tersebut digulirkan, Milan tampak begitu antusias dan percaya diri untuk dapat segera menjebol gawang Cesena. Terlihat bahwa tim tuan rumah ini ingin memanfaatkan laga kandang yang berlangsung sangat sengit tersebut. Namun memang keberuntungan belum berpihak pada tim besar Italia ini dengan torehan lesatan-lesatan goals kemenangan.Justru pada babak pertama ini, tim lawan Cesena yang berada di papan bawahlah yang pertama kali unggul dan berhasil merobek gawang Inter Milan. Gol pembukia dan keunggulan sementara bagi Cesena tersebut berhasi diciptakan atas kerja keras Gregoire Defrel.

Sebenarnya pada menit ke 6, Milan mendaptkan kesempatan untuk dapat melesatkan gol ke gawang cesena. Namun sayangnya peluang yang berasal dari tendangan Danilo D’Ambrosio tersebut belum matang sehingga melebar ke luar kotak penalti. Pergantian pertama Inter Milan terjadi di Menit ke-24 karena Xherdan Shaqiri mengalami cedera dan mengharuskan ia ditarik ke luar. Untuk menggantikan posisinya tersebut maka Roberto Mancini menunjuk Mateo Kovacic untuk membantu kawannya dalam mengatur strategi melawan Cesena. Sampai babak pertama berakhir skor keunggulan untuk Cesena belum berubah.

Memasuki babak kedua, Milan semakin meningkatkan daya gedor timnya dan berusaha untuk membalas gol yang telah dilesatkan ke gawangnya.Awal babak kedua kembali di warnai dengan pergantian pemain Milan yakni kali ini giliran Zdravako Kuznmanovic yang harus digantikan oleh Lukas Podolski. Gempuran yang semakin gencar ke pertahanan Cesena, akhirnya tak sia-sia. Inter Milan berhasil melesatkan gol balasan ke gawang Cesena pada menit ke-48 yang berasal dari tendangan Rodrigo Palacio. Kedudukan pun berubah menjadi 1-1 dan posisi keduanya kembali imbang. Setelah gol yang tercipta di menit ke-48 tersebut tercipta tak ada lagi gol tambahan yang berhasil dilesatkan Milan ke Gawang Cesena walaupun Milan semakin gencar memborbardir pertahanan Cesena. Dengan hasil imbang tersebut, Inter Milan berhasil menaikkan peringkatnya menjadi peringkat ke-7 klasemen sementara, sementara itu Cesena harus bersabar berada di posisi ke-19 klasemen sementara Liga Serie A Italia.